Foto Bugil Massal Gay Dan Lesbian

Posted on 2

0


Sekitar 5.200 orang saling berpelukan dalam kondisi bugil di anak tangga Opera House, Sydney, Senin (1/3/2010), untuk mengikuti sesi pengambilan gambar oleh juru foto kenamaan, Spencer Tunick. Tunick, yang dikenal dengan sensasi foto bugil massal di tempat umum, menggelar sesi pengambilan gambar itu selama 1 jam dalam berbagai posisi.

”Sulit untuk mengatur para peserta untuk saling berpelukan dengan peserta gay atau sebaliknya,” kata Tunick. ”Tidak heran kalau akhirnya saya merasa puas karena akhirnya mereka bisa diatur juga, dan setiap peserta dapat tampil dalam satu kesatuan, saling berciuman penuh rasa persahabatan, atau penuh kemesraan,” ungkapnya.

Seorang mahasiswa berusia 19 tahun, Art Rush, mengaku sempat tegang saat ikut dalam sesi ini. ”Tidak ada unsur seks yang dikedepankan dalam hal ini, tetapi lebih ke unsur seni atau komunitas budaya,” akunya.

Pihak penyelenggara tidak menyangka peserta yang turut serta dalam aksi tersebut akan sebanyak itu. Tadinya mereka memperkirakan hanya sekitar separuh dari angka itu yang mau tampil bugil tanpa sehelai benang pun.

Bahkan di antara mereka ada seorang wanita yang sedang hamil tua. Dia bahkan langsung dibawa ke rumah sakit untuk melahirkan tak lama setelah pemotretan usai.
Pemotretan tersebut dilakukan atas permintaan kelompok gay dan lesbi di Sydney, Sydney Gay and Lesbian Mardi Gras.

“Pria dan wanita gay tampil telanjang persis di samping tetangga-tetangga mereka dan ini memberikan pesan sangat kuat bagi dunia bahwa warga Australia mendukung masyarakat bebas dan sejajar,” kata Tunick seperti dikutip BBC, Senin (1/3/2010).

Ribuan peserta tersebut berasal dari berbagai kelompok umur, bentuk dan ukuran tubuh. Mereka tidak peduli dengan dinginnya cuaca saat pemotretan tersebut.
Tunick telah dikenal akan karya fotografinya tentang bugil massal di tempat-tempat publik.

Posted in: Uncategorized